Selasa, 21 April 2015

Rekayasa komputasi modern

Tugas Softskill




            Dalam pembahasan sebelumnya saya telah membahas tentang Apa Itu Komputasi Modern ?, nah kali ini saya ingin menganalisa jurnal Arsitektur Grid Computing Pada Oracle 10g karya Nur Wijayaning Rahayu. Tulisan ini merupakan Tugas Softskill Pengantar Komputasi Modern. Oke langsung saja ya disimak.

            Perubahan yang terus terjadi dalam bisnis menuntut respon yang cepat dari setiap perusahaan. Adopsi teknologi-teknologi baru dalam sistem informasi yang berkembang pun dilakukan untuk tujuan tersebut. Di sisi lain, perusahaan juga cenderung mempertahankan investasi TI (teknologi informasi) sebelumnya dan menekan biaya investasi baru yang harus dikeluarkan. Untuk menjembatani kedua hal ini, Oracle Corporation mengeluarkan produk Oracle 10g berbasis grid computing.

            Infratsruktur Oracle 10g yang berbasis grid computing mampu merespon kebutuhan aplikasi secara handal dan aman. Lebih jauh, meskipun dengan anggaran terbatas, pelaku bisnis bisa memperkecil anggaran TI, memperbaiki produktivitas staf dan mengurangi downtime yang menghabiskan banyak biaya. Dengan teknologi ini, perusahaan bias menghemat biaya dan memperbaiki kinerja bisnis untuk mendapatkan ROI secara optimal.

Lalu apa itu Grid Computing ?

            Grid computing adalah solusi dari masalah-masalah umum yang dihadapi perusahaan IT. Dalam mengadopsi grid computing, perusahaan tidak perlu mengambil langkah secara revolusioner, karena aplikasi yang sebelumnya telah dijalankan akan tetap bekerja seperti sebelumnya. Dan dimungkinkan pula untuk mengadopsi teknologi grid computing pada aplikasi yang telah dijalankan, bahkan tanpa memerlukan banyak penulisan ulang konfigurasi sistem.

Konsep Grid Computing

1. Sumberdaya Infrastruktur

            Mencakup hardware seperti penyimpan, prosesor, memori, dan jaringan; juga software yang didisain untuk mengelola hardware ini, seperti database, manajemen penyimpan, manajemen sistem, server aplikasi dan system operasi.

2. Sumberdaya Aplikasi

            Adalah perwujudan logika bisnis dan arus proses dalam software aplikasi. Sumberdaya yang dimaksud bisa berupa aplikasi paket atau aplikasi buatan, ditulis dalam bahasa pemrograman, dan merefleksikan tingkat kompleksitas. Sebagai contoh, software yang mengambil pesanan dari seorang pelanggan dan mengirimkan balasan, proses yang mencetak slip gaji, dan logika yang menghubungkan telepon dari pelanggan tertentu kepada pihak tertentu pula.

3. Sumberdaya Informasi

            Saat ini, informasi cenderung terfragmentasi dalam perusahaan, sehingga sulit untuk memandang bisnis sebagai satu kesatuan. Sebaliknya, grid computing menganggap informasi adalah sumberdaya, mencakup keseluruhan data pada perusahaan dan metadata yang menjadikan data bisa bermakna. Data bias berbentuk terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur, tersimpan di lokasi manapun, seperti dalam database, sistem file local.

Prinsip Kerja Grid Computing


            Dua prinsip kerja utama grid computing yang membedakannya dari arsitektur komputasi yang lain, semisal mainframe, klien-server, atau multi-tier: virtualisasi dan provisioning.

1. Virtualisasi

            Setiap sumberdaya (semisal komputer, disk, komponen aplikasi dan sumber informasi) dikumpulkan bersama-sama menurut jenisnya, lalu disediakan bagi konsumen (semisal orang atau program software). Virtualisasi berarti meniadakan koneksi secara fisik antara penyedia dan konsumen sumberdaya, dan menyiapkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan tanpa konsumen mengetahui bagaimana permintaannya bisa terlayani.

2. Provisioning

            Ketika konsumen meminta sumberdaya melalui layer virtualisasi, sumberdaya tertentu di belakang layer didefinisikan untuk memenuhi permintaan tersebut, dan kemudian dialokasikan ke konsumen. Provisioning sebagai bagian dari grid computing berarti bahwa system menentukan bagaimana cara memenuhi kebutuhan konsumen seiring dengan mengoptimasi jalannya sistem secara keseluruhan.

Lalu apa itu Oracle 10g ?


            Untuk software Oracle 10g adalah adalah singkatan dari grid. Fokus dari versi baru Oracle ini adalah untuk memudahkan perusahaan menyederhanakan proses implementasi grid computing di luar kerangka kerja komputasi akademik, teknik, riset dan saintifik. Oracle 10g meliputi:

1. Oracle Database 10g

            Fitur utama, Real Application Clusters, menjadikan sebuah database tunggal bias dijalankan melintasi titik-titik cluster pada grid dan mengumpulkan sumberdaya pemroses dari mesin-mesin standar. Hal ini dilakukan secara fleksibel, karena data tidak perlu dipartisi dan disebar sepanjang jaringan. Database segera menyeimbangkan beban kerja pada titik baru dan kapasitas pemroses baru setelah proses pelimpahan kerja dilakukan, dan juga bias melepas mesin yang tidak diperlukan untuk suplai bagi pekerjaan selanjutnya.

2. Oracle Aplication Server 10g

            Oracle AS 10g menyediakan platform infrastruktur lengkap untuk menjalankan aplikasi perusahaan, mengintegrasikan banyak fungsi termasuk layanan J2EE dan web service, portal perusahaan, broker integrasi perusahaan, business intelligence, web caching dan manajemen service. Ketika aplikasi dijalankan pada server aplikasi di grid, maka transparansi distribusi beban kerja, pelimpahan beban kerja, dan penjadwalan dilakukan secara efisien dengan melakukan koordinasi pada banyak server.

3. Oracle Enterprise Manaer 10g

            Fitur Oracle Grid Control di dalamnya dapat mengurangi biaya administrasi melalui proses otomasi dan policy-based standarization. Professional TI dapat menyatukan titik-titik hardware, database, server aplikasi, dan sasaran lain pada entity logik tunggal. Oleh karena itu, keberadaan banyaknya komputer-komputer kecil pada infrastruktur grid tidak menambah kompleksitas pengelolaan.

Kesimpulan

            Sistem komputasi berkinerja tinggi berbasis teknologi grid computing tidak identik dengan sistem komputer berharga mahal. Lebih lanjut, infrastruktur komputasi grid nasional dapat dibangun dengan menggabungkan sumber-sumber daya komputasi yang telah ada menjadi satu kesatuan yang kemudian dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Bahkan, prinsip kolaborasi yang melandasi teknologi grid computing dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita untuk menerapkannya dalam konteks kehidupan yang lain.

Arsitektur Grid Computing Pada Oracle 10g
Nur Wijayaning Rahayu
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta

       




Kelompok



1. Muhammad Faris Al Fatih               (54411827)
2. Mochamad Fajar Budi Utomo         (54411523)
3. Muhammad Fajar R                         (54411822)
4. Tio Pratama Agung                         (57411119)
5. Masandi Darajat                             (54411344)
 

Download Jurnal : Disini

Artikel Pengertian Komputasi Modern : Disini

Senin, 01 Desember 2014

PROPOSAL PEMUATAN SISTEM E-PEMILU BERBASIS ONLINE PART 2

Tugas Softskill



Kesimpulan

Kesimpulan yang akan menjadi tanggung jawab kami adalah sebagai berikut:

1. Perbaikan aplikasi jika ada  kesalahan program (bug) untuk modul, report, fungsi, dan proses tidak ada proses perbaikan.

2. Recovery karena terjadinya kerusakan pada aplikasi .

3. Bantuan operasional dan panduan pemakaian aplikasi.

4. Posisi standby dalam masa garansi

Metodologi Pengembangan Proyek


Tahapan Kegiatan

1.1  Tahap Penyusunan Kebutuhan User

            Pada tahap ini adalah tahap di mana kami  melakukan survei untuk  semua kebutuhan user terhadap sistem yang akan kami buat. Tahap ini sangatlah penting mengingat yang akan menggunakan aplikasi ini adalah seluruh rakyat indonesia.

1.2 Tahap Desain

            Pada tahap ini merupakan tahap dimana kami akan membuat desain aplikasi  dan database berdasarkan kebutuhan user yang sudah dikumpulkan sebelumnya.

1.3 Tahap Konstruksi

            Pada tahap ini merupakan tahap dimana kami  melakukan coding / programming berdasarkan desain aplikasi yang sudah dibuat sebelumnya. Pada tahap ini kami mencoba untuk membuat sistem berdasarkan informasi sesuai kebutuhan user .Perlu diperhatikan dalam pembuatan sistem ini  agar konstruksi yang dibuat harus berjalan seefisien mungkin, agar  tidak memberatkan server pada saat operasional nanti.

1.4 Tahap Pengujian

            Pada tahap pengujian  ini,  user akan  melakukan  pengujian terhadap aplikasi yang dibuat sesuai kebutuhan yang sudah mereka sampaikan sebelumnya

1.5 Tahap Implemantasi

            Pada tahap terakhir  ini akan dilakukan pengimplementasian langsung ke masyarakat serta akan dilakukan beberapa kegiatan yaitu :

a.         Tutorial untuk user
b.         Pengarahan sistem kepada pihak KPU


Daftar Pustaka

Lihat Gambar:
http://www.pengertianahli.com/2013/12/pengertian-pemilihan-umum-pemilu.html#_
http://brainly.co.id/tugas/122397


Baca Proposal Pembuatan Sistem E-Pemilu Berbasis Online (Part 1) : Disini

Ingin File selengkapnya ? Download : Disini

PROPOSAL PEMBUATAN SISTEM E-PEMILU BERBASIS ONLINE PART 1

Tugas Softskill


PROPOSAL PEMBUATAN SISTEM E-PEMILU BERBASIS ONLINE


Kelas : 4IA15

Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Informatika

Nama Kelompok:

1. Aisyah Suprih Asmoro (50411484)
2. Intan Octaviani (53411645)
3. Mahdhika Juliansyah (54411246)
4. Mochammad Fajar Budi Utomo (54411523)
5. Muhammad Faris Al Fatih (54411827)
6. Prastika Dedyana (55411559)
7. Sherly Maria Pangaila (56411737)
8. Tio Pratama Agung (57411119)


UNIVERSITAS GUNADARMA
2014


TABLE OF CONTENT

COVER........................................................................................................ 1
TABLE OF CONTENT................................................................................... 2
EXECUTIVE SUMMARY............................................................................... 3
PENDAHULUAN.......................................................................................... 4
TANGGAPAN............................................................................................... 7
RINCIAN BIAYA........................................................................................... 8
KESIMPULAN.............................................................................................. 9
METODOLOGI TAHAPAN PENGERJAAN................................................... 10
METODOLOGI TIME TABLE..................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 12

 
Executive Summary

            E-pemilu Web Based Application merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang akan dijalankan secara online, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan para masyarakat pada saat memilih calon anggota pemerintahan tanpa harus datang ke TPU,
Berikut ini proyek pengembangan aplikasi yang akan dikerjakan :




Pemilihan Umum (Pemilu) Secara Online

Pengantar

a. Definisi Pemilihan Umum:

            Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat, serta salah satu bentuk pemenuhan hak asasi warga negara di bidang politik. Pemilu dilaksanakan untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Sebab, rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Karena itu, diperlukan cara untuk memilih wakil rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Pemilu dilaksanakan dengan menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

b. Definisi Daring (Online) :

            Daring atau online adalah bila terhubung pada suatu site menggunakan perantara jaringan internet dan teknologi yang sesuai sehingga bisa terhubung satu sama lain dengan menggunakan barang elektronik seperti komputer, hp, tablet, dan lainnya.

c. Tujuan :

            Tujuan pemilihan umum secara online adalah untuk memudahkan masyarakat dalam memilih calon wakil rakyat guna membentuk suatu pemerintahan yang baik dan benar.

d. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan sebuah website pemilihan umum :

- Membuat sebuah website yang dapat dimengerti dan mudah digunakan oleh orang awam dengan menggunakan tampilan yang user friendly.

- Harus memperhatikan basis data dari masukan yang sudah dipilih agar tidak terjadi kerangkapan data dari masing-masing pemilih.

- Website tersebut tidak hanya digunakan untuk melakukan pemilihan umum, tetapi juga memperkenalkan masing-masing calon wakil rakyat agar masyarakat mengetahui siapa saja calon wakil rakyat yang dapat dipilih baik secara langsung maupun online.

- Dilengkapi dengan petunjuk untuk penggunaan website tersebut seperti cara mendaftar serta cara memilih calon wakil rakyat.

- Membuat sebuah web-security agar tidak dapat dengan mudah diretas oleh pihak yang tidak berwenang.

e. Modul

- Prinsip dasar untuk menangani kerumitan dalam perancangan sebuah website adalah dengan melakukan dekomposisi terhadap sistem menjadi beberapa bagian yang sempit atau kecil.

- Unit dekomposisi disebut modul.

- Didalam dekomposisi harus dengan jelas rancangan website perbagian( desain database, pembuatan database, desain web, pembuatan web, koneksi antara database dengan website, dsb)

f. Programmer

- Programmer adalah seseorang yang bekerja merancang sebuah system untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia yang menggunakan media komputer. Dalam hal ini programmer bekerja untuk membuat, mendesain, dan merancang sebuah database serta website pemilihan umum dalam bahasa pemrograman PHP.

g. Admin

- Admin bertugas untuk memonitoring website, memanajemen website, serta membackup secara berkala .

- Monitoring website. Memastikan bahwa website berfungsi dengan baik atau tidak, mengelola log server dan menganalisa trafik terhadap website dalam bentuk laporan berkala.

- Manajemen website. Bertanggung jawab atas website baik dari segi kemananan maupun fitur-fitur (modul) yang disediakan, membuat akun user untuk dapat menggunakan hak pilih dalam website pemilihan umum.

- Admin harus mempunyai keterampilan pada bidang ini.

h. Kualitas Produk Perangkat Lunak

- Kegunaan yaitu pemenuhan terhadap kebutuhan pengguna. Sebelum melakukan pembuatan pemuli online ada baiknya melakukan survei kepada para pengguna. Terutama kepada pengguna yang tidak mengerti akan kemajuan teknologi online yang berada didaerah terpencil. Didalam survei yang dilakukan dapat meliputi memberikan informasi apa itu sistem pemilu online dan bagaimana cara menggunakannya. Kemudian melakukan uji coba terlebih dahulu secara berskala sehingga ketika terdapat beberapa bagian yang tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna dapat digantikan dengan yang lebih mudah untuk pengguna. Sehingga sistem yang telah dibuat sudah sangat sesuai dengan dengan kebutuhan pengguna dan kegunaan yang diinginkan dapat tercapai.

- Keandalan yaitu kemampuan dalam melaksanakan fungsi yang diinginkan. Ketika dari bagain kegunaan sudah terpenuhi dengan baik maka fungsi-fungsi yang dibuat didalam sistem tersebut akan saling terhubung dengan baik antar satu dengan yang lain sehingga tidak terdapat fungsi yang terabaikan.

- Kejelasan yaitu penulisan program dilakukan secara jelas dan mudah dimengerti. Dalam hal ini berkaitan erat dengan seorang programmer. Dimana seorang programmer harus memperhatikan dengan detail setiap script yang dibuat sehingga sesuai dengan interface atau desain dari pemilu online yang telah dibuat.

- Efisiensi yaitu terutama dalam waktu dan penggunaan memory. Pemilu oneline bisa menggunakan penyimpanan dengan bantuan sistem cloud. Dimana ketika pemilu online sudah terimplementasi secara sempurna bisa menyimpan data-data dari pengguna ke dalam sistem cloud yang dipilih. Pemilu online ini juga bisa dapat menghemat waktu, dimana jika seorang pengguna yang memiliki hardware(computer atau smartphone) yang sudah terkoneksi suatu jaringan dapat langsung melakukan registrasi secara online tanpa harus melakukan pemilihan suara di TPS.


Tanggapan

            Kami telah mendatangi gedung KPU dan mendiskusikan dengan pihak dari KPU tentang pembuatan E-pemilu , maka kami mengajukan kerja sama dalam pembuatan E-pemilu tersebut. Berikut kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan dalam membuat sistem nya :

A.      Kebutuhan Umum

Kebutuhan umum project yang ditawarkan kepada kami meliputi:

a. Pembuatan sampai dengan pengimplementasian Aplikasi E-Pemilu
b. Penyelenggaraan pelatihan dan alih teknologi ke pihak KPU
c. Penyediaan dokumen project, buku manual dan source code dari aplikasi yang akan  dikembangkan untuk diberikan kepada KPU dan merupakan hak cipta KPU.

B.      Kebutuhan Pengembangan Sistem

Berikut penjelasan dari pengembangan sistem yang dibuat sesuai dengan modul :


Baca Proposal Pembuatan Sistem E-Pemilu Berbasis Online (Part 2) : Disini

Ingin File selengkapnya ? Download : Disini

Minggu, 02 November 2014

softskill ASPEK KEUANGAN & ESTIMASI BIAYA

Tugas Softskill


Assalamu’alaikum..

            Dalam pembahasan tugas softskill kali ini, saya dan teman-teman yang terdiri dari Muhammad faris, Sherly Maria, P, dan Intan Octaviani, akan membahas tentang Aspek Keuangan, dan bagian bagiannya yaitu : Komponen Biaya, serta Estimasi Biaya.

            Oke Langsung saja ya disimak :

Keuangan

            Apa sih keuangan itu ? Kegiatan  yang  berhubungan  dengan  penentuan  investasi  jangka  panjang  sebuah perusahaan,  mendapatkan  dana  untuk  membayar,  dan  memimpin  kegiatan  keuangan harian sebuah perusahaan.

A. Komponen-komponen Biaya

Secara umum dalam pelaksanaan proyek, komponen biaya dibagi atas:

Lihat Isi:
1. Biaya Personil

            Biaya personil adalah komponen-komponen biaya yang dikeluarkan untuk membayar honor dan  gaji  tim  kerja  yang  bekerja  dengan  kita.  Hitung  komponen  biaya  berdasarkan kesepakatan  dengan  anggota  tim,  apakah  akan  berdasarkan  orang-jam/man-hour,  orang-hari/man-day atau orang-bulan/man-month.

            Masukkan  seluruh  anggota  tim  kerja  dari  mulai  Manajer  Proyek  sampai  Office-boy  yang membantu kelancaran pekerjaan tim.

2. Biaya Nonpersonil

            Biaya  nonpersonil  adalah  komponen-komponen  biaya  yang  harus  dikeluarkan  untuk mendukung  kelancaran  pelaksanaan  proyek.  Komponen-komponen  biaya  tersebut  antara lain:

3. Biaya Transportasi

            Hitung  kebutuhan  transportasi  baik  untuk  di  dalam  kota  maupun  luar  kota. Untuk  transportasi dalam  kota  dapat  menggunakan  perhitungan  estimasi  harga per liter premium untuk per lima kilometer jarak. Misalkan :

Kantor klien teletak kira-kira 10 Km dari kantor kita. 1 bensin liter bisa memakan jarak 30-40 Km. Maka untuk sekali berangkat perorang pulang pergi dari kantor kita ke kantor klien adalah sebesar (10 Km x 1 liter Harga bensin (6.500) x 1 orang yang berangkat = Rp. 65.000,-

            Sedangkan untuk perjalanan luar kota bisa gunakan harga tiket angkutan umum dan harga sewa mobil untuk 24 jam ditambah biaya bahan bakar.

            Perkirakan berapa kali akan diadakannya pertemuan dengan klien secara maksimal untuk survey, konsultasi, presentasi, dan pelatihan.

4. Biaya Allowance Penugasan Luar Kantor
 
            Pada  saat  berangkat  untuk  penugasan  luar  kota  tentunya  ada  biaya  tambahan untuk kita maupun tim kerja yang ditugaskan. Untuk menghitung biaya allowance ini dapat menggunakan contoh sebagai berikut:

+ Uang makan 3 kali sehari Rp 90.000,- (jika penugasan luar kota)
+ Biaya komunikasi sehari Rp 15.000,-

5. Biaya Rutin

            Biaya rutin adalah ongkos-ongkos  yang harus dikeluarkan  rutin selama kegiatan berlangsung seperti telepon, sambungan inter net, korespondensi, listrik, air, gas, keamanan, pemeliharaan, dan sebagainya.

6. Biaya Pemanfaatan Peralatan dan Sewa

            Biaya  pemanfaatan  peralatan/sewa  adalah  ongkos-ongkos  yang  harus dikeluarkan  seperti  sewa  ruangan  (kerja/produksi,  presentasi  dan  pelatihan), komputer, printer, kendaraan, dan sebagainya.

            Masukkan seluruh komponen tersebut sekalipun  tidak disampaikan kepada klien karena  biasanya  mereka  menolak  untuk  membayar  beban-beban  tersebut.

7. Biaya Belanja Barang Pakai Habis

            Biaya  belanja  barang  pakai  habis  adalah  biaya  yang  harus  dikeluarkan  untuk membeli  barang-barang  seperti  kertas,  alat  tulis  kantor,  tinta  printer,  disket, CD/DVD, dan sebagainya.

8. Biaya Penyusunan Laporan

            Biaya  penyusunan  laporan  adalah  biaya  yang  harus  dikeluarkan  dalam penyusunan  laporan  kegiatan  dan  modul  user  manual  dari  misalnya:  proyek aplikasi  perangkat  lunak  yang kita bangun. Perkirakan berapa  biaya yang  habis untuk kerja orang yang mengetik dan mengeditnya, pencetakan, pemaketan dan pengirimannya.

B. Estimasi biaya

            Definisi  perkiraan  biaya  adalah  seni  memperkirakan  kemungkinan  jumlah  biaya  yang diperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada informasi yang tersedia pada waktu itu  (Iman  Soeharto_National  Estimating  Society USA),  berdasarkan  definisi,  tersebut maka perkiraan biaya mempunyai pengertian sebagai berikut :

            Perkiraan  biaya yaitu melihat, memperhitungkan dan mengadakan perkiraan atas  hal hal yang akan terjadi selanjutnya Analisis  biaya  yang  berarti  pengkajian  dan  pembahasan  biaya  yang  pernah ada  yang digunakan sebagai informasi yang penting Kualitas estimasi sangat ditentukan oleh :

1. Tersedianya data dan informasi
2. Teknik dan metode yang digunakan
3. Kecakapan dan pengalaman estimator
4. Tujuan pemakaian perkiraan biaya

            Sumber informasi terbaik adalah pengalaman perusahaan dari proyek-proyek yang pernah dikerjakan.

C. Dasar-dasar Penyusunan Anggaran

            Business  Budget  atau  Budget  (Anggaran)  ialah  suatu  rencana  yang  disusun  secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan (yang menimbulkan penerimaan/hak dan  juga  pengeluaran/kewajiban),  yang  dinyatakan  dalam  unit  (kesatuan)  moneter  dan berlaku untuk jangka waktu / periode tertentu yang akan datang. Unsur-unsur Budgeting/Anggaran Rencana,  penentuan  terlebih  dahulu tentang berbagai aktivitas yang  akan dilakukan di waktu  yang  akan  datang.  Rencana  tersebut  memiliki  spesifikasi-  spesifikasi  tertentu, seperti;

1. disusun secara sistematis,
2. mencakup  seluruh  kegiatan  perusahaan,  dan  dinyatakan  dalam  satuan moneter/uang Meliputi seluruh kegiatan perusahaan :
3. Fungsi produksi
4. Fungsi pemasaran
5. Fungsi pembelanjaan/keuangan
6. Fungsi personalia
7. Fungsi administrasi

Untuk Waktu Yang Akan Dating Macam Budget/Anggaran (Berdasarkan Periode Penyusunannya) :

1. Budget Taktis
2. Budget Strategis
3. Budget Harian
4. Budget Tahunan
5. Budget Mingguan
6. Budget Bulanan

Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Jangka Waktu Berlakunya Budget/Anggaran :

1. Luas pasar/pekerjaan
2. Posisi perusahaan dalam persaingan
3. Jenis produk yang dihasilkan (Elastis atau In-elastis)
4. Tersedianya data dan informasi
5. Keadaan perekonomian

Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penyusunan Budget/Anggaran :

Faktor-faktor Intern :

a.  Penjualan tahun-tahun yang lalu
b.  Kebijaksanaan  perusahaan  yang  berhubungan  dengan  masalah  harga  jual,  syarat pembayaran barang yang dijual, pemilihan saluran distribusi dan sebagainya
c.  Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan
d.  Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan
e.  Modal kerja perusahaan
f.  Fasilitas-fasilitas perusahaan
g.  Kebijaksanaan-kebijaksanaan  perusahaan  yang berkaitan dengan  pelaksanaan fungsi-fungsi  per usahaan,  baik  di  bidang  pemasaran,  produksi,  pembelanjaan,  administrasi maupun personalia.

Faktor-faktor Ekstern :

a.  Keadaan persaingan
b.  Tingkat pertumbuhan penduduk
c.  Tingkat penghasilan masyarakat
d.  Tingkat pendidikan masyarakat
e.  Tingkat penyebaran penduduk
f.  Agama, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat
g.  Berbagai  kebijaksanaan  pemerintah,  baik  di  bidang  politik,  ekonomi,  sosial,  budaya maupun keamanan
h.  Keadaan  perekonom ian  nasional  maupun  internas ional,  kemajuan  teknologi  dan sebagainya

Proses Utama Penyusunan Budget/Anggaran :

1. Identifikasi kebutuhan
2. Mengumpulkan data dan informasi
3. Mengolah dan menganalisis data dan informasi
4. Menyusun budget
5. Pengkoordinasian dan evaluasi budget
6. Proses Utama Penyusunan Budget/Anggaran


Lihat Gambar:
Gambar. 2: Alur Proses Penyusunan Budget/Anggaran

Contoh Operating Budget/Anggaran Operasi


Lihat Gambar:

Lihat Gambar:

Lihat Gambar:

Lihat Daftar Satuan Upah:
            Mungkin itu saja pembahasan yang bisa kami sampaikan. Apabila ada kata yang salah dan kurang berkenan mohon dimaafkan. Terima kasih.. ^^


Wassalamu’alaikum..



Kelompok 4 (Aspek Keuangan)