Minggu, 02 November 2014

softskill ASPEK KEUANGAN & ESTIMASI BIAYA

Tugas Softskill


Assalamu’alaikum..

            Dalam pembahasan tugas softskill kali ini, saya dan teman-teman yang terdiri dari Muhammad faris, Sherly Maria, P, dan Intan Octaviani, akan membahas tentang Aspek Keuangan, dan bagian bagiannya yaitu : Komponen Biaya, serta Estimasi Biaya.

            Oke Langsung saja ya disimak :

Keuangan

            Apa sih keuangan itu ? Kegiatan  yang  berhubungan  dengan  penentuan  investasi  jangka  panjang  sebuah perusahaan,  mendapatkan  dana  untuk  membayar,  dan  memimpin  kegiatan  keuangan harian sebuah perusahaan.

A. Komponen-komponen Biaya

Secara umum dalam pelaksanaan proyek, komponen biaya dibagi atas:

Lihat Isi:
1. Biaya Personil

            Biaya personil adalah komponen-komponen biaya yang dikeluarkan untuk membayar honor dan  gaji  tim  kerja  yang  bekerja  dengan  kita.  Hitung  komponen  biaya  berdasarkan kesepakatan  dengan  anggota  tim,  apakah  akan  berdasarkan  orang-jam/man-hour,  orang-hari/man-day atau orang-bulan/man-month.

            Masukkan  seluruh  anggota  tim  kerja  dari  mulai  Manajer  Proyek  sampai  Office-boy  yang membantu kelancaran pekerjaan tim.

2. Biaya Nonpersonil

            Biaya  nonpersonil  adalah  komponen-komponen  biaya  yang  harus  dikeluarkan  untuk mendukung  kelancaran  pelaksanaan  proyek.  Komponen-komponen  biaya  tersebut  antara lain:

3. Biaya Transportasi

            Hitung  kebutuhan  transportasi  baik  untuk  di  dalam  kota  maupun  luar  kota. Untuk  transportasi dalam  kota  dapat  menggunakan  perhitungan  estimasi  harga per liter premium untuk per lima kilometer jarak. Misalkan :

Kantor klien teletak kira-kira 10 Km dari kantor kita. 1 bensin liter bisa memakan jarak 30-40 Km. Maka untuk sekali berangkat perorang pulang pergi dari kantor kita ke kantor klien adalah sebesar (10 Km x 1 liter Harga bensin (6.500) x 1 orang yang berangkat = Rp. 65.000,-

            Sedangkan untuk perjalanan luar kota bisa gunakan harga tiket angkutan umum dan harga sewa mobil untuk 24 jam ditambah biaya bahan bakar.

            Perkirakan berapa kali akan diadakannya pertemuan dengan klien secara maksimal untuk survey, konsultasi, presentasi, dan pelatihan.

4. Biaya Allowance Penugasan Luar Kantor
 
            Pada  saat  berangkat  untuk  penugasan  luar  kota  tentunya  ada  biaya  tambahan untuk kita maupun tim kerja yang ditugaskan. Untuk menghitung biaya allowance ini dapat menggunakan contoh sebagai berikut:

+ Uang makan 3 kali sehari Rp 90.000,- (jika penugasan luar kota)
+ Biaya komunikasi sehari Rp 15.000,-

5. Biaya Rutin

            Biaya rutin adalah ongkos-ongkos  yang harus dikeluarkan  rutin selama kegiatan berlangsung seperti telepon, sambungan inter net, korespondensi, listrik, air, gas, keamanan, pemeliharaan, dan sebagainya.

6. Biaya Pemanfaatan Peralatan dan Sewa

            Biaya  pemanfaatan  peralatan/sewa  adalah  ongkos-ongkos  yang  harus dikeluarkan  seperti  sewa  ruangan  (kerja/produksi,  presentasi  dan  pelatihan), komputer, printer, kendaraan, dan sebagainya.

            Masukkan seluruh komponen tersebut sekalipun  tidak disampaikan kepada klien karena  biasanya  mereka  menolak  untuk  membayar  beban-beban  tersebut.

7. Biaya Belanja Barang Pakai Habis

            Biaya  belanja  barang  pakai  habis  adalah  biaya  yang  harus  dikeluarkan  untuk membeli  barang-barang  seperti  kertas,  alat  tulis  kantor,  tinta  printer,  disket, CD/DVD, dan sebagainya.

8. Biaya Penyusunan Laporan

            Biaya  penyusunan  laporan  adalah  biaya  yang  harus  dikeluarkan  dalam penyusunan  laporan  kegiatan  dan  modul  user  manual  dari  misalnya:  proyek aplikasi  perangkat  lunak  yang kita bangun. Perkirakan berapa  biaya yang  habis untuk kerja orang yang mengetik dan mengeditnya, pencetakan, pemaketan dan pengirimannya.

B. Estimasi biaya

            Definisi  perkiraan  biaya  adalah  seni  memperkirakan  kemungkinan  jumlah  biaya  yang diperlukan untuk suatu kegiatan yang didasarkan pada informasi yang tersedia pada waktu itu  (Iman  Soeharto_National  Estimating  Society USA),  berdasarkan  definisi,  tersebut maka perkiraan biaya mempunyai pengertian sebagai berikut :

            Perkiraan  biaya yaitu melihat, memperhitungkan dan mengadakan perkiraan atas  hal hal yang akan terjadi selanjutnya Analisis  biaya  yang  berarti  pengkajian  dan  pembahasan  biaya  yang  pernah ada  yang digunakan sebagai informasi yang penting Kualitas estimasi sangat ditentukan oleh :

1. Tersedianya data dan informasi
2. Teknik dan metode yang digunakan
3. Kecakapan dan pengalaman estimator
4. Tujuan pemakaian perkiraan biaya

            Sumber informasi terbaik adalah pengalaman perusahaan dari proyek-proyek yang pernah dikerjakan.

C. Dasar-dasar Penyusunan Anggaran

            Business  Budget  atau  Budget  (Anggaran)  ialah  suatu  rencana  yang  disusun  secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan (yang menimbulkan penerimaan/hak dan  juga  pengeluaran/kewajiban),  yang  dinyatakan  dalam  unit  (kesatuan)  moneter  dan berlaku untuk jangka waktu / periode tertentu yang akan datang. Unsur-unsur Budgeting/Anggaran Rencana,  penentuan  terlebih  dahulu tentang berbagai aktivitas yang  akan dilakukan di waktu  yang  akan  datang.  Rencana  tersebut  memiliki  spesifikasi-  spesifikasi  tertentu, seperti;

1. disusun secara sistematis,
2. mencakup  seluruh  kegiatan  perusahaan,  dan  dinyatakan  dalam  satuan moneter/uang Meliputi seluruh kegiatan perusahaan :
3. Fungsi produksi
4. Fungsi pemasaran
5. Fungsi pembelanjaan/keuangan
6. Fungsi personalia
7. Fungsi administrasi

Untuk Waktu Yang Akan Dating Macam Budget/Anggaran (Berdasarkan Periode Penyusunannya) :

1. Budget Taktis
2. Budget Strategis
3. Budget Harian
4. Budget Tahunan
5. Budget Mingguan
6. Budget Bulanan

Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Jangka Waktu Berlakunya Budget/Anggaran :

1. Luas pasar/pekerjaan
2. Posisi perusahaan dalam persaingan
3. Jenis produk yang dihasilkan (Elastis atau In-elastis)
4. Tersedianya data dan informasi
5. Keadaan perekonomian

Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Penyusunan Budget/Anggaran :

Faktor-faktor Intern :

a.  Penjualan tahun-tahun yang lalu
b.  Kebijaksanaan  perusahaan  yang  berhubungan  dengan  masalah  harga  jual,  syarat pembayaran barang yang dijual, pemilihan saluran distribusi dan sebagainya
c.  Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan
d.  Tenaga kerja yang dimiliki perusahaan
e.  Modal kerja perusahaan
f.  Fasilitas-fasilitas perusahaan
g.  Kebijaksanaan-kebijaksanaan  perusahaan  yang berkaitan dengan  pelaksanaan fungsi-fungsi  per usahaan,  baik  di  bidang  pemasaran,  produksi,  pembelanjaan,  administrasi maupun personalia.

Faktor-faktor Ekstern :

a.  Keadaan persaingan
b.  Tingkat pertumbuhan penduduk
c.  Tingkat penghasilan masyarakat
d.  Tingkat pendidikan masyarakat
e.  Tingkat penyebaran penduduk
f.  Agama, adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat
g.  Berbagai  kebijaksanaan  pemerintah,  baik  di  bidang  politik,  ekonomi,  sosial,  budaya maupun keamanan
h.  Keadaan  perekonom ian  nasional  maupun  internas ional,  kemajuan  teknologi  dan sebagainya

Proses Utama Penyusunan Budget/Anggaran :

1. Identifikasi kebutuhan
2. Mengumpulkan data dan informasi
3. Mengolah dan menganalisis data dan informasi
4. Menyusun budget
5. Pengkoordinasian dan evaluasi budget
6. Proses Utama Penyusunan Budget/Anggaran


Lihat Gambar:
Gambar. 2: Alur Proses Penyusunan Budget/Anggaran

Contoh Operating Budget/Anggaran Operasi


Lihat Gambar:

Lihat Gambar:

Lihat Gambar:

Lihat Daftar Satuan Upah:
            Mungkin itu saja pembahasan yang bisa kami sampaikan. Apabila ada kata yang salah dan kurang berkenan mohon dimaafkan. Terima kasih.. ^^


Wassalamu’alaikum..



Kelompok 4 (Aspek Keuangan)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar