Jumat, 20 Juni 2014

sahabat atau cinta?



Halooo , bagaimana kabar kalian hari ini, baik2 saja kan? Yang lagi PI gimana, sudah selesai kah? Hahhaha.. saya pun belum sepenuh nya selesai juga hahha ... baiklah , sekarang saya akan menulis tentang 2 hal yang saling berkaitan satu sama lain ini..
Mungkin anda semua pernah terlibat dalam permasalahan seperti ini, dimana anda sedang menyukai seseorang kemudian secara tidak terduga, sahabat anda sendiri pun menyukai orang yang sama, bagaimanakah reaksi anda? Kecewa, ingin bersaing sehat ? tergantung dari pribadi masing2 orang..
Banyak yang bilang sperti ini, “ udah sahabat aja, cwek mah banyak “ , teori itu tidak sama dengan praktek, anda bisa ngomong seperti itu, tapi jika ada sudah mengalami nya, anda akan merasakan sensasi nya, dilema antara 2 pilihan tersebut..
Jika anda terlibat didalam permasalahan seperti ini, yang anda harus lakukan adalah berpikir secara matang-matang dalam memilih nya.. pada saat anda memilih sahabat, anda harus bisa merelakan si dia untuk sahabat dan anda harus bisa move on, jika tidak ingin merasakan sakit jika melihat si dia sedang bersama sahabat anda, nah, kalau anda memilih cinta, berarti anda akan berjuang untuk mendapatkan si dia dengan cara bersaing sehat tentu nya,

Tetapi anda harus jeli juga dalam memahami situasi seperti ini, jika anda melihat si dia terlihat lebih bahagia bersama sahabat anda dibandingkan dengan anda,  mungkin secara tidak langsung kita akan berpikir , apakah nanti nya kalau sudah berhubungan nanti, akan bisa bahagia dengan anda? Kita tidak bisa memaksakan  perasaan seseorang,  untuk menjalani suatu hubungan .
pasti, jika anda merelakan nya untuk sahabat, anda akan merasa sakit hati, jealous  dsb. Tetapi anda akan melihat aura kebahagiaan dari seseorang yang anda sayang.. sakit? Itu pasti... heheh  . tapi anda juga harus memikirkannya, jika dia bersama dengan anda, apakah bisa sebahagia itukah? Memaksakan perasaan untuk menjalin sebuah hubungan hanya akan menambah permsalahan didalamnya.

Saran saya , dipikirkan lah secara matang-matang dalam memutuskannya.. salah mengambil kuputusan bisa fatal akibat nya..  terkadang kita tidak bisa memaksa kan ego untuk mendapatkan apa yang kita mau. Mungkin lebih tepat nya , di dalam permasalahan seperti ini, kita harus bisa ikhlas merelakan orang yang kita sayang , pergi bersama orang lain, ikhlas itu memang sulit.
Intinya adalah harus bisa ikhlas dan sabar, karena segala sesuatu nya itu ada waktunya. dan ada 1 pesan dari teman saya, dia bilang seperti ini, “ pada saat lu mau tetap berusaha dan menunggu buat dia, lu harus bisa menerima konsekuensi nya jika pas udah menunggu tapi hasil nya ga sesuai,jangan sakit hati”.
Sekian dulu tulisan dari saya, semoga bisa membantu sedikit heheh... ^_^